CCTV Calculator, Cara Mudah Menghitung Kapasitas Rekaman

CCTV Calculator, Cara Mudah Menghitung Kapasitas Rekaman

CCTV (Closed Circuit Television) adalah alat yang digunakan untuk membantu sistem keamanan di sebuah rumah, gedung, perkantoran, mall, kantor dan tempat-tempat lainya. Jika pada saat terjadi pencurian, diharapkan CCTV dapat memberikan hasil rekaman yang cukup memadai untuk dijadikan barang bukti, jika ingin melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Namun sayangnya, kebanyakan tidak seperti itu kejadianya. Seringkali kita mendengar bahwa rekaman CCTV tidak dapat membuktikan apa-apa.  Hal ini bisa disebabkan oleh :

  1. Kejadiannya sudah lewat cukup lama, sehingga rekaman CCTV sudah   terhapus, atau tertimpa yang baru.
  2. Resolusi terlalu rendah, sehingga gambar tidak jelas.
  3. Frame per Second (fps) diatur terlalu rendah, sehingga gambar yang direkam putus-putus.

Pertimbangan-pertimbangan di atas biasanya disebabkan karena terbatasnya kapasitas harddisk yang terpasang. Untuk kebutuhan skala menengah ke   bawah umumnya menggunakan alat rekam (DVR/NVR) dengan slot harddisk antara 1 sampai 4 slot di mana masing-masing slot bisa dipasangkan harddisk dengan maksimum 6 TB.

Jadi maksimum kapasitas harddisknya adalah 4 slot x  6TB = 24 TB. Sedangkan untuk kapasitas channel biasanya adalah 4ch, 8ch,  16ch, atau 32 ch. Di atas kapasitas ini biasanya masuk dalam kategori  kebutuhan skala menengah ke atas.

Dari penjelasan di atas, terlihat ada 3 faktor yang umumnya menjadi parameter dalam menentukan kebutuhan kapasitas rekaman, yaitu waktu penyimpanan, resolusi dan frame rate rekaman. Semakin lama waktu penyimpanan atau semakin tinggi resolusi atau frame rate rekamanya, maka akan semakin besar pula kapasitas rekaman yang harus diperlukan.

Contoh penghitungan kapasitas rekaman dengan menggunakan aplikasi CCTV Calculator :

Jumlah kamera       : 4

Stream kamera       : H.264

Resolusi kamera     : 1080p

Frame Rate              : 25fps

Lama rekaman        : 30 hari

Kapasitas rekaman yang diperlukan adalah 4416,7 GB atau sekitar 4 TB. Apabila alat perekam belum dibeli, maka disarankan untuk membeli alat perekam minimum kapasitas 4 TB seperti data di atas.

Tetapi apabila alat perekam dibeli dengan kapasitas 2 GB, maka ada beberapa hal dapat dilakukan.

  1. Mengurangi resolusi dari Full HD 1080p menjadi HD 720p. Hal ini akan mengurangi kebutuhan kapasitas rekaman menjadi 1963 GB atau sekitar 2 TB.
  2. Mengurangi frame rate menjadi 12 fps. Hal ini akan mengurangi kapasitas rekaman menjadi 942,5 GB atau kira-kira 1 TB.
  3. Mengurangi lama rekaman menjadi 15 hari. Hal ini akan mengurangi kapasitas rekaman menjadi 471,1 GB atau kira-kira 500 GB.

Faktor-faktor di atas dapat dipilih salah satu atau dikombinasikan jika ditemui keadaan seperti kapasitas harddisk yang terpasang di bawah 4 TB atau kebutuhan lama rekaman. Beberapa hal yang juga mempengaruhi perhitungan kapasitas rekaman antara lain ramai atau tidaknya area yang dipantau, sistem kompresi yang berbeda, adanya fitur tambahan seperti Noise Reduction dan lain sebagainya.

Informasi ini sangat berguna bagi penjual atau pembeli. Perhitungan kapasitas rekaman dapat dikomunikasikan terlebih dahulu kepada pengguna sebelum transaksi pembelian sehingga pengguna dapat mengambil keputusan sesuai dengan yang mereka butuhkan. Karena pada akhirnya, kepuasan pelanggan memang sudah menjadi prioritas.

Leave a Reply

Close Menu
×
×

Cart

[apsl-login-lite login_text=’Social Connection’]