Rumah Kemalingan, CCTV Tidak Berfungsi ??

Rumah Kemalingan, CCTV Tidak Berfungsi ??

Berikut solusinya…

Banyak pembeli tertarik dengan paket cctv murah dengan berbagai tawaran salah satunya. Berdasarkan data salah satu toko online, rata-rata harga paket CCTV Cina yang murah adalah Rp 2.000.000 sampai Rp 3.500.000.

Dengan garansi  Minimal 1 tahun, bisa merekam ?
Bisa dilihat dari ponsel ?
Dengan kualitas yang bagus dan servis yang memuaskan ?

Bahkan beberapa seller mengatakan sudah lengkap, tidak perlu keluar uang sepeser pun.

Kami kagum sekali dengan penjual yang militan seperti ini. Kok bisa masuk perhitungan labanya?

Dibutuhkan minimal 2 orang untuk memasang CCTV. Butuh waktu 1 hari kerja untuk memasang 4 kamera. Setelah kamera terpasang, harus di sesuaikan lagi angle view-nya. Kemudian di-setting internet agar bisa diakses melalui handphone. Jika lancar, benar-benar sehari selesai, dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Jika ada trouble, maka butuh waktu 2 hari.

Karena CCTV adalah barang elektronik yang memiliki masa garansi yang panjang, minimal 1 tahun maka biaya kunjungan, service ataupun retur juga harus diperhitungkan. Katakan saja, setelah seminggu terpasang, tiba-tiba salah satu kamera mati tanpa sebab, maka biaya ini juga menjadi tanggungan penjual.

Biasanya sistem jual CCTV MURAH seperti itu sistem lepas, artinya unit yang rusak tidak bisa dikembalikan ke importirnya. Pembeli memang mendapatkan garansi, tetapi pada saat rusak penjual akan mengeluarkan berbagai alasan agar pembeli dipaksa membeli kembali itu garansi toko, jadi yang menanggung kerugiannya adalah Seller. Makanya kami kagum dengan penjual yang militan ini.

Berikut tips! Sebelum Memasang CCTV

  1. Tentukan Tujuan / Fungsi CCTV yang akan digunakan
    Ada dua fungsi utama CCTV, yaitu monitoring dan identifikasi. Untuk memonitor, kita memerlukan kamera yang memiliki sudut pandang luas. Sedangkan untuk mengidentifikasi kita membutuhkan kamera yang tajam. Karena itu ada dua jenis kamera CCTV yang beredar di pasaran, jenis dome dan jenis bullet. Keduanya mewakili kebutuhan ini. Kamera dome memiliki angle view yang luas, sedangkan kamera bullet sudut pandangnya sempit (narrow view). Nah, kesalahan umum yang terjadi di masyarakat adalah kamera dome itu adalah kamera indoor sedangkan kamera bullet itu untuk outdoor. Memang 80% anggapan ini benar, tetapi tidak semua kamera bullet itu bisa dipasang di luar ruangan. Anda harus melihat spesifikasinya, tepatnya di bagian IP atau Ingress Protection.
    IP ini memiliki 2 angka yang mewakili ketahanan produk terhadap debu, air dan tekanan.Anda bisa melihat daftar lengkapnya di wikipedia. Untuk mudahnya, carilah kamera yang memiliki IP66 untuk ditaruh di luar ruangan. Boleh menggunakan IP65 jika mau ditaruh di teras rumah. Mengapa harus menggunakan kamera dome untuk fungsi pengawasan dan kamera bullet untuk melihat wajah orang ? Kami akan menjawab pertanyaan ini dengan pertanyaan pula, ” Jenis kamera apa yang anda pakai ?”
    Teknologi CCTV saat ini sedang mengalami perkembangan pesat yang bisa disimpulkan dengan kalimat, “semakin murah dan semakin tajam.”Jadi sebenarnya tidak perlu lagi menggunakan dua kamera untuk dua fungsi yang berbeda. Cukup satu kamera untuk mengawasi sekaligus mengenali benda atau wajah seseorang. Dua kamera yang berbeda itu anda perlukan jika menggunakan sistem CCTV analog karena keterbatasan sensor kameranya. Teknologi analog ini sudah terlalu tua untuk diterapkan di jaman ini, kemampuan maksimal sensornya hanya 976×496 TVL. Dan ketajaman gambarnya pun akan berkurang lagi karena harus dirubah dari format analog ke format digital.
  1. Pastikan Kamera CCTV yang anda beli sudah beresolusi HD dsc_3450Banyak Penjual, mengaku CCTV Kamera yang ditawarkan sudah mengunakan Kamera HD dengan harga jauh lebih murah dari analog standard, padahal yang mereka cuma menggunakan kabel HDMI untuk output ke monitor Resolusi CCTV Kamera yang beredar berdasarkan generasi : Kamera CCTV generasi pertama adalah kamera Analog
    Resolusinya bervariasi mulai 380TVL, 420 TVL, 540 TVL, 600 TVL dan 700TVL. Generasi pertama ini masih banyak dijual di toko-toko CCTV konvensional dengan kualitas gambar yang pas-pasan.

    Generasi kedua kamera analog ditandai dengan resolusi 800 TVL, 1000TVL dan 1200TVL.
    Ini adalah resolusi tertinggi kamera analog generasi kedua yang menghasilkan gambar video yang tajam dan jernih. Harga kamera 800TVL pun hanya terpaut tipis dengan 700TVL.

    Generasi ketiga kamera analog dengan resolusi megapixel /  High Defenition (HD)
    Untuk memperoleh resolusi yang lebih tinggi lagi, para vendor berlomba menciptakan kamera generasi selanjutnya. Hal ini mendorong terciptanya kamera AHD (Analog High Definition) dan HDCVI (High Definition Composite Video Interface). Keduanya memiliki resolusi High Definition, minimal 720P (1280×720 pixel). Kamera ini menandai era kamera analog dengan resolusi 1 Mega Pixel. Sekarang telah tersedia kamera HDCVI 1080p (1920×1080 pixel) atau setara 2 Megapixel. Kamera jenis ini mempunyai keunggulan yaitu tetap menggunakan kabel RG 6, dengan panjang mencapai 500 meter dan tanpa jeda dalam menayangkan video.Kamera Analog generasi kedua (800, 1000, 1200TVL), maupun kamera AHD dan HDCVI, semua telah tersedia Raptor.id  Atas dasar itulah dikembangkan sistem baru yang akan menghasilkan gambar seperti IP Camera dan hemat bandwith internet. Sistemnya bermacam-macam, ada AHD, ada HD-TVI, Ada HDCVI. Dari ketiganya, HDCVI lebih banyak digunakan karena jarak kabel CCTV dengan DVR bisa 500m, sedangkan AHD dan HD-TVI jarak maksimalnya 100 meter. Kelebihan kedua sistem HD Analog ini adalah harganya jauh lebih murah daripada Network Camera 
  1. Pilih Brand CCTV yang Baik
    Ada dua jenis CCTV yang beredar di Indonesia, yaitu brand Internasional dan brand Lokal. CCTV merk Internasional memiliki spesifikasi produk yang jelas, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan merk lokal berasal dari pabrik CCTV merk Internasional tadi dengan spesifikasi berdasarkan permintaan. Saat ini harga yang ditawarkan sudah sangat bervariasi. Untuk produk dengan garansi minimum 1 tahun, harga dimulai dari ratusan ribu sampai jutaan tergantung dari merek dan spesifikasi. Pilihlah merek yang sudah cukup terkenal, karena merek-merek tersebut dapat menjadi terkenal tidak lain adalah karena bukti akan kualitas produk dan layanan purna jual yang diberikan kepada konsumen.Ketika mempertimbangkan mengenai harga, pertimbangkan juga mengenai usia pakai dari kamera yang Anda beli, dan harga per hari dari unit tersebut ( karena Anda menggunakannya setiap hari). Misalnya, ketika Anda membeli CCTV HD Maverick 2 Megapixel dengan harga kurang lebih Rp. 900.000 maka harga perhari hanyalah Rp. 834,-  dengan asumsi pemakaian 2 tahun berdasarkan garansi produk ( Rp. 900.000,- / 1080 hari ). Biaya ini bahkan lebih murah dari biaya parkir kendaraan saat ini! 
  1. Pastikan Rekaman DVR (Digital Video Recorder) anda sesuai dengan fungsi dan tujuan Anda
    Terdapat sejumlah hal yang mesti Anda pertimbangkan ketika hendak memilih ataupun membeli sebuah DVR untuk memasang kamera CCTVBerapa banyak kamera CCTV yang ingin di rekam gambarnya ? Seperti yang sudah dijelaskan diatas, jumlah kamera CCTV yang ingin Anda pasang akan menentukan jumlah channel yang dibutuhkan dalam DVR tersebut.Apakah di kemudian hari akan ada rencana untuk menambah kamera CCTV ?
    Apabila di kemudian Anda mempunyai rencana untuk menambah jumlah kamera CCTV, maka Anda mesti menyiapkan DVR dengan jumlah channel yang dapat memenuhi segala kebutuhan tersebut.

    Berapa lama waktu rekam yang diinginkan ?
    Lama waktu rekaman DVR bergantung dari seberapa besar kapasitas media penyimpanan atau Harddisk yang terpasang pada DVR tersebut serta seberapa banyak pula jumlah Kamera yang direkam, dan tergantung dari pengaturan rekaman yang dibuat tersebut, apakah merekam secara keseluruhan Full Time atau secara Motion Detect berdasarkan gerak yang terjadi. Apakah DVR tersebut hanya difungsikan sebatas merekam saja ?
    Awalnya DVR difungsikan hanya untuk merekam saja, semakin berkembangnya teknologi seperti sekarang ini, DVR dilengkapi dengan fasilitas tambahan semisal alarm, sensor dan yang lainnya. Untuk memperoleh DVR yang difungsikan tidak hanya untuk merekam saja,  carilah DVR yang mempunyai semua fasilitas tersebut serta maksimalkan fungsi tersebut sebagai keamanan.

Leave a Reply

Close Menu
×
×

Cart

[apsl-login-lite login_text=’Social Connection’]